Sibuk Dengan Covid-19 Jangan Lupakan DBD

Sekarang ini kita semua sedang sangat dibuat panik dan kacau oleh kasus virus Covid-19 atau Corona, tetapi kita harus ingat dan kita jangan dibuat kecoh oleh 1 macam Penyakit saja dan melupakan wabah atau penyakit penyakit berbahaya lainnya.

Tetapi kita juga harus ingat bahwa ada penyakit penyakit atau wabah wabah lain yang juga berbahaya beresiko tinggi dapat membunuh orang orang yang terkena, contohnya adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aides aigipty yaitu DBD atau demam berdarah.

Bahaya demam berdarah di indonesia ini sebenarnya tidak lebih rendah daripada kasus Corona, tetapi kurang di perhatikan karena pandemi ini sudah berjalan cukup lama berdampingan dengan kita dan sudah banyak cara untuk mengobati penyakit ini.


Tetapi sebaiknya tidak lupa untuk menjaga kesehatan dan kebersilan lingkungan sekitar rumah anda dan ingat selalu menutup semua genangan air yang ada agar tidak menjadi sarang nyamuk yang berbahaya ini.

Memang tidak terlalu banyak kasus demam berdarah yang di perhatikan atau di catat, tetapi jangan pernah menganggap sepele penyakit ini agar kita selalu berhati hati, meskipun kasus kematian dikarenakan penyakit ini dianggap tidak terlalu tinggi, tetapi anda harus ingat bahwa ini karena pendataan yang kurang serius dan merata.

Mungkin jika penyakit ini terjangkit pada anak muda yang memiliki umur belum terlalu senja tidak terlalu sulit untuk mengobati penyakit ini karena daya tahan tubuh anak remaja atau orang dewasa masih cukup kuat untuk melawan virus dari penyakit ini dan banyak makanan yang dapat di konsumsi untuk meningkatkan kadar trombosit didalam tubuh orang dewasa dan anak remaja, tetapi jika penyakit ini menyerang orang orang yang sudah lanjut usia akan cukup sulit untuk mengobatinya sebab daya tahan tubuh orang orang lanjut usia sudah pasti sangat lemah dan cukup sulit untuk di sembuhkan dengan asupan asupan makanan yang gunanya untuk meningkatkan trombosit.

Jadi dari sebab itulah mari kita harus tetap waspada kapanpun dan dimanapun untuk semua situasi karena kita tidak akan pernah tahu kapan penyakit datang dan darimana datangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *